Social Icons

Pages

Thursday, December 02, 2010

Shakugan No Shana



Dahulu kala, seorang penyair menemukan bahwa ada makhluk-makhluk yang bukan penghuni dunia ini membaur di tengah-tengah manusia. Mereka berasal dari dunia lain yang kemudian disebut sebagai sebagai Guze (Dunia Merah) oleh sang penyair. Para penghuni Guze yang menyeberang ke dunia manusia disebut Guze no Tomogara. Untuk dapat bertahan dan melakukan berbagai hal di dunia manusia, para Tomogara membutuhkan kekuatan yang disebut Sonzai no Chikara atau kekuatan eksistensi manusia. Manusia yang ‘dimakan’ akan kehilangan segala bukti bahwa dirinya pernah eksis di dunia. Tidak ada seorangpun yang mengingat mereka. Namun masalah terbesar dari ulah Tomogara ini sebenarnya ada pada keseimbangan dua dunia yang menjadi goyah jika Sonzai no Chikara terus-menerus dimakan. Sekelompok Tomogara berkekuatan besar yang bergelar Guze no Oh kemudian memutuskan untuk menghentikan para Tomogara yang terus-menerus memakan eksistensi manusia ini. Karena tidak mau jadi sama rendahnya dengan buruan mereka, para Guze no Oh mencari manusia-manusia yang kemudian menjadi ‘wadah’ bagi mereka di dunia manusia agar tidak membutuhkan Sonzai no Chikara untuk bertahan hidup. Para manusia ini disebut Flame Haze dan mereka menjalani kehidupan yang nyaris abadi namun tanpa masa lalu dan masa depan. Kehidupan yang sepi dan keras, hidup hanya demi membantai Tomogara, menanti saat di mana kelak mereka sendiri yang tewas kehabisan tenaga.

Beberapa tahun berlalu, suatu hari, gadis Flame Haze tak bernama ini menemukan seorang Tomogara yang memangsa banyak sekali manusia di sebuah kota di Jepang. Salah satu korbannya adalah Sakai Yuji, seorang siswa SMA biasa.

Saat dia menyaksikan rinne memakani sonzai no chikara dari orang-orang itu, Yuuji dengan kebingungan berteriak untuk menghentikannya dan menarik perhatian rinne tersebut yang segera menyadari bahwa Yuuji adalah seorang mistess dengan hougu dalam tubuhnya yang membuat dia bisa bergerak dalam fuzetsu. Rinne itu langsung menyerang yuuji, dan saat Yuuji tertangkap dan hampir dimakan, datanglah seorang Flame Haze dengan mata dan rambut panjang yang bersinar merah, langsung menghabisi rinne dengan pedangnya.

Karakter

1. Shana
Sejak lahir, Shana dibesarkan dalam hôgu raksasa berbentuk kastil yang mengapung di udara dan terpisah dengan dunia luar, Tendokyu. Ia tidak memiliki nama. Nama Shana yang disandangnya saat ini adalah pemberian Yuji, diambil dari nama pedang Nietono no Shana miliknya. Tidak terbiasa dengan dunia manusia, sifat Shana selalu tampak ketus dan tidak pedulian. Memanggil orang lebih tua pun hanya dengan nama, atau kadang-kadang 'kamu' saja.

2. Sakai Yuji
Awalnya sulit dan berat bagi Yuji untuk menerima kenyataan bahwa dunianya telah jungkir balik akibat ulah Tomogara. Walau pernah mengalahkan Wirhelmina, ia takut pada wanita itu dan selalu bersikap amat sopan di hadapannya. Hôgu di tubuhnya adalah Reiji no Maigo yang menyimpan jiwa seorang Mistes bernama Johan. Permasalahan terbesar yang ditimbulkan oleh hôgu ini adalah kekasih Johan, Filleth yang hingga saat ini masih terus mencari keberadaan Reiji no Maigo.

3. Alastor
Dikenal juga sebagai Tenbatsu no Majin atau Tenbatsu Gurui yang merupakan Dewa yang menjatuhkan hukuman di Guze. Memiliki sosok asli raksasa api bersayap dan bertanduk. Alastor bersikap keras dan tegas terhadap semua orang, tapi sebenarnya sangat memperhatikan orang-orang yang dekat dengannya. Ia menganggap Shana sebagai putrinya dan tidak jarang ia kesal pada Yuji yang menurutnya sering membuat hati Shana goyah.

4. Margery Daw
Salah seorang Flame Haze yang bergerak hanya dengan landasan kebencian. Wanita seksi yang punya hobi minum sampai mabuk ini selalu membantai tiap tomogara yang ia temui tanpa ampun karena masa lalunya yang pahit. Di kalangan Flame Haze sekalipun ia dikenal sebagai orang berbahaya yang gila pertempuran.

5. Marcosias
Guze no Oh yang memiliki warna api ultramarine ini mengambil wujud sebuah buku besar sebagai Jinkinya. Sikapnya selalu seenaknya dan punya suara tawa yang memuakkan. Kalau dia sudah mulai tertawa sambil berkoar-koar, biasanya Margery akan langsung mengayunkan tinju untuk menyuruhnya diam. Di balik semua sikap ngaconya, Marco sangat memperhatikan dan menyayangi Flame Hazenya.

6. Wirhelmina Carmel
Datar. Itulah Wirhelmina. Wajahnya yang selalu tanpa ekspresi menyembunyikan sosok wanita lembut yang sangat menyayangi Shana. Jika Alastor adalah ayah, maka Wirhelmina bisa dibilang merupakan sosok ibu bagi Shana. Pada masa perang, ia menjadi musuh besar dari partner Merihim, Illuyankas.

7. Tiamat
Berwujud tiara pada masa perang, kemudian menjadi head dress ketika Wirhelmina mengganti penampilannya dengan baju maid [persis setelah wanita itu memungut Shana]. Dalam pertempuran, wujudnya berubah menjadi topeng rubah dengan surai yang lebat. Tiamat adalah seorang wanita yang tidak jauh beda dinginnya dengan Wirhelmina.

Daftar istilah

1. Guze
Dunia yang bersebelahan dengan dunia manusia, tapi tidak mungkin bisa ‘berjalan’ bersama.

2. Tomogara
Sebutan umum untuk penghuni Guze. Tiap tomogara memiliki warna api yang berbeda-beda sebagai identitas diri.

3. Guze no Oh
Gelar untuk tomogara yang memiliki kekuatan besar. Sebagian besar Guze no Oh tidak menyukai ulah tomogara yang mengacaukan keseimbangan Guze dan dunia manusia dan mengikat ‘kontrak’ dengan manusia yang kemudian menjadi Flame Haze. Guze no Oh yang tidak memiliki Flame Haze biasanya disebut tomogara saja.

4. Flame Haze
Manusia yang mengikat ‘kontrak’ dengan Guze no Oh. Kebanyakan dari mereka sebenarnya sudah mati dan menjadi Flame Haze karena dendam dan kemarahan terhadap tomogara. Begitu menjadi Flame Haze, manusia itu akan kehilangan kehilangan segala hal yang dimiliki manusia normal. Sepanjang sejarah, hanya ada satu orang yang bahagia karena bisa menjadi Flame Haze; Mathilde Saint-Omer.

5. Torch
Sisa-sisa manusia yang dimakan tomogara. Diciptakan agar dunia manusia bisa menyesuaikan diri dengan ‘kehilangan’nya.

6. Fuzetsu
Semacam kekkai (pelindung) yang biasa dikeluarkan oleh tomogara atau Flame Haze jika mereka ingin bertarung. Prinsip kerjanya adalah ‘membuat sebuah dunia yang tidak berhubungan dengan dunia luar’. Tiap tomogara dan Flame Haze punya Fuzetsu dengan keistimewaan tersendiri.

7. Jizaiho
Kira-kira sama dengan ‘sihir’ untuk para tomogara. Tapi sumber kekuatannya adalah sonzai no chikara [bukan mana seperti sihir pada umumnya].

8. Hogu
Harta karun ciptaan tomogara yang memiliki kekuatan istimewa. Sering disimpan di dalam Torch yang kemudian membuat Torch itu disebut Mistes. Rare item kalau di game.

9. Jinki
Wadah yang dipakai para Guze no Oh untuk bisa berkomunikasi dengan manusia atau Flame Haze. Bentuknya bervariasi, tergantung tiap Guze no Oh.

10. Rinne
Sebutan untuk "anak buah" tomogara

11. Tenpa Josai
‘Ritual’ untuk memanggil wujud asli Alastor ke dunia manusia. Tidak memakan kekuatan eksistensi melainkan mengorbankan tomogara yang ada di dekatnya. Hanya Alastor yang mampu melakukan ini karena ia adalah salah seorang dewa Guze.

No comments: